Perjalanan, dedikasi, dan prestasi sekolah dari masa ke masa
SMP Katolik Rajawali Makassar merupakan satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan Joseph Yeemye yang menyelenggarakan karya pelayanan pendidikan Kongregasi Suster-Suster Jesus, Maria, Joseph (JMJ). Berlokasi di Jalan Arief Rate No. 2 Makassar, sekolah ini telah menjadi salah satu sekolah swasta Katolik yang dipercaya masyarakat dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
Berdirinya SMP Katolik Rajawali merupakan kelanjutan dari karya pelayanan pendidikan Yayasan Joseph Yeemye setelah menyelenggarakan pendidikan dasar melalui SD St. Joseph Rajawali dan SD Hati Kudus Rajawali. Menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan lanjutan yang berkualitas, pada 1 Agustus 1947, Sr. Maria Ederveen, JMJ mendirikan SMP Katolik Rajawali Makassar. Pada awalnya sekolah ini menerima 39 peserta didik putri, kemudian sejak tahun 1991 mulai menerima peserta didik putra sehingga berkembang menjadi sekolah yang melayani seluruh peserta didik tanpa membedakan gender.
Selama lebih dari tujuh dekade, SMP Katolik Rajawali terus berkembang menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Makassar. Peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan telah mendorong semakin tingginya kepercayaan masyarakat (public trust), yang tercermin dari meningkatnya jumlah peserta didik setiap tahun. Hingga Tahun Pelajaran 2025/2026, sekolah memiliki 23 rombongan belajar dengan sekitar 776 peserta didik serta memperoleh Akreditasi "A Unggul" sebagai pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Sejak tahun 2024, SMP Katolik Rajawali dipimpin oleh Adelbertus Sutrisno, M.Pd sebagai Kepala Sekolah. Berbagai inovasi terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter, transformasi digital, serta pengembangan kompetensi abad ke-21.
Dalam mendukung transformasi pendidikan, sejak tahun 2025 sekolah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) untuk mendukung tata kelola sekolah berbasis digital serta Learning Management System (LMS) sebagai media pembelajaran digital. Pada tahun yang sama, sekolah membuka dua Kelas Digital yang mengintegrasikan teknologi informasi dan pembelajaran berbasis digital dalam proses belajar mengajar.
Komitmen sekolah terhadap inovasi pendidikan semakin diperkuat pada tahun 2026, ketika SMP Katolik Rajawali ditetapkan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah juga meluncurkan program unggulan English with Native, yang menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris bersama penutur asli (native speaker) sebagai upaya meningkatkan kompetensi komunikasi global peserta didik.
Selain unggul dalam bidang akademik, SMP Katolik Rajawali aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler serta dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kegiatan pendidikan tingkat daerah maupun nasional. Berbagai prestasi berhasil diraih peserta didik pada bidang akademik maupun nonakademik hingga tingkat nasional dan internasional, yang semakin memperkuat reputasi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Sebagai lembaga pendidikan Katolik, SMP Katolik Rajawali Makassar menempatkan Santo Ignatius Loyola sebagai Pelindung Sekolah dengan motto Ad Maiorem Dei Gloriam (AMDG) yang berarti "Demi Kemuliaan Allah yang Lebih Besar."
Dengan pengalaman lebih dari 78 tahun, SMP Katolik Rajawali Makassar terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas melalui pengintegrasian 9 Karakter JMJ sebagai Core Values, 8 Dimensi Profil Lulusan, transformasi digital, serta pembelajaran inovatif yang berpusat pada peserta didik. Melalui semangat Ad Maiorem Dei Gloriam, sekolah berupaya membentuk lulusan yang beriman, berkarakter, unggul, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.
ADELBERTUS SUTRISNO, M. Pd
Principal